
Telah kubiarkan debu menghiasi kamarku
Detik demi detik debu itu datang, aku biarkan
Hingga tertutuplah jernihnya kaca jendela
Semua benda terkotorinya
Debu, sekarang telah tiba saatnya
Engkau tak bisa kubiarkan lagi
Karena kau pembawa penyakit
Yang dapat membuatku roboh
Sekarang aku termenung untuk membersihkan kamarku
Tak ada sapu, tak ada juga lap pel untuk mengusirmu
Tapi itu tak boleh menghentikan niatku
Karena debu terus bertambah setiap waktu
Tiba saatnya aku membersihkan kamarku
Dengan segenap kemampuanku